Cari hosting VPS

Sejak tahun 2013 blog ini sudah beralih dari shared hosting ke VPS (Virtual Private Hosting). Bagi yang belum paham, VPS ini semacam shared hosting tetapi bedanya kita seolah-olah memiliki server sendiri. 

Wait, apa tuh maksudnya "seolah-olah memiliki server sendiri"?

Jadi begini, secara tradisional kalau kita ingin punya website kita punya pilihan:

  1. Shared Hosting
  2. Co-location server sendiri
  3. VPS

Shared hosting adalah solusi yang paling murah. Sebuah ISP memiliki satu atau beberapa server yang kemudian digunakan bersama. Masing-masing mendapat porsi sejumlah hardisk storage, RAM, CPU dan bandwidth. Pengguna tidak bisa seenaknya menginstall aplikasi, hanya bisa menggunakan yang telah disediakan. Untuk web personal yang tidak terlalu besar jumlah pengunjungnya solusi ini sudah cukup.

Co-location adalah solusi di mana kita beli server sendiri, install sendiri, atur sendiri, kemudian server ini diletakkan di sebuah rack yang tersambung ke internet (misalnya di gedung Cyber). Karena server ini milik kita, kita bisa pasang apapun yang kita mau di sini. Solusi ini adalah solusi yang paling mahal dari ketiga di atas. Selain kita harus membeli server, kita harus membayar biaya co-location (sewa rack dan bandwidth). Selain itu kita juga mesti kelola sendiri mengenai maintanancenya seperti backup. Sebelnya kalau server kita mati dan memerlukan pencet tombol power on, kita harus ke gedung tempat server ini diletakkan untuk pencet tombol.

VPS adalah solusi kompromi dari shared-hosting dan co-location. Dengan makin canggihnya teknologi virtualisasi, suatu server besar dapat dibagi-bagi menjadi droplet-droplet yang bisa memiliki operating system sendiri. Dengan menggunakan VPS, kita seolah-olah memiliki server sendiri karena kita bisa install OS sendiri (dari template yang disediakan) dan install aplikasi lainnya karena kita memilki akses root (linux) atau administrator (windows)

Solusi VPS adalah solusi kompromi yang tidak semahal co-location tetapi memiliki fitur-fitur co-location tentunya dengan batasan kapasitas tertentu sesuai pilihan paketnya.

Sejak 2013 saya menggunakan VPS dari SimplerCloud yang berada di Singapore. Mengapa pilih di Singapore? Banyak pertimbangannya, tetapi intinya adalah data center Singapore adalah gabungan dari akses cepatnya data center di Indonesia (IIX) dan murahnya di Amerika. Saya cukup puas dengan layanan VPS di SimplerCloud ini.

Kebetulan saat ini lagi ada request R&D yang mengharuskan saya mencari VPS yg ada di Amerika. Dan delalahnya saya dapet referensi voucher $10 untuk mencoba VPS di sini. Cukup bagus VPSnya dari sisi harga dan pilihan paket kurang lebih sama dengan SImplerCloud tetapi Digital Ocean menyediakan lebih banyak pilihan lokasi data center.

Bagi yang ingin mencoba VPS, silakan gunakan link ini utk mendapatkan kredit $10, lumayan bisa buat 1 bulan VPS. VPS Digital Ocean free $10 credit