Apakah ada RFID yang bisa jarak jauh?

berbagai macam RFID card

Kartu RFID (Radio Frequency ID) adalah suatu kartu identitas elektronik yang bisa dibaca oleh alat pembacanya tanpa harus kontak (contactless). Kartu itu berisi data elektronik (file) yang bisa dibaca oleh suatu card reader RFID. Komunikasi antara kartu dan pembaca (card reader) dilakukan secara wireless melalui gelombang radio (Radio Frequency).

Gambar di atas adalah beberapa contoh RFID seperti tiket KRL commuter-line, kartu Trans Jakarta, e-ktp, dll. Selain dalam bentuk kartu RFID bisa juga berbentuk gantungan kunci seperti pada gambar di atas.

RFID card adalah salah satu jenis smart card. Kata smart di sini menunjukkan ada semacam komputer di dalam kartu tersebut yang bisa berkomunikasi dan mengirim data ke card reader. Sebelum RFID card (contactless card) ramai digunakan sebelumnya sudah ada smartcard yang tidak menggunakan radio. Harus ada contact antara pembaca dan kartunya. Kartu Kredit dan SIM card adalah contoh yang nyata dari jenis ini, terlihat dari chip yang terlihat terbuka kaki-kakinya berwarna keemasan.

Dengan RFID kita tidak perlu menyambungkan pin card reader kepada pin-pin di kartu RFID (karena memang tidak ada pin yang terbuka). Komunikasi dan pengiriman data dilakukan melalui gelombang radio. Biasanya cukup letakkan kartu ke jarak yang cukup dekat dengan card reader, maka data di kartu tersebut bisa dibaca dan kalau diperlukan bisa diubah juga secara wireless.

Bisakah RFID card dibaca dari jarak yg cukup jauh, misalnya 30 meter dari card reader? Atau adakah jenis RFID atau merek RFID yang bisa digunakan jarak jauh?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut kita harus tahu dulu bagaimana cara kerja RFID. Tidak perlu detil, secara garis besar saja, sebagai berikut:

Apapun peralatan elektronik, jika harus bekerja maka harus ada sumber/catu daya (power supply), dalam hal smartcard seperti SIM card, catu daya diberikan oleh card reader melalui kaki-kaki IC yang akan tersambung ke catu daya di card reader ketika kartu dimasukkan.

Tetapi bagaimana dengan RFID card? Dari mana catu daya nya? Apakah ada batere di dalam kartu RFID?

Saya pastikan tidak ada batere di dalam kartu RFID! Lantas dari mana sumber dayanya? Tanpa sumber daya, tidak mungkin kartu RFID bisa mengirimkan gelombang radio dan berkomunikasi dengan card reader.

Jawabannya : Sumber Dayanya diambil dari card reader dengan cara wireless. Prinsip kerjanya adalah dengan induksi magnet seperti dijelaskan di artikel http://www.rustamaji.net/id/sains/apakah-listrik-bisa-dikirimkan-tanpa-kabel

Secara singkat begini prosesnya :

Card reader dilengkapi dengan catu daya dari lsitrik atau batere. Di bagian pembaca ada kumparan (kabel lilitan). Kumparan ini dialiri arus listrik sehingga terbentuk medan magnet, ingat pelajaran Fisika SMP!

Kemudian di dalam kartu RFID pun ada kumparan dalam bentuk jalur-jalur di dalam PCB seperti terlihat pada gambar di atas. Ketika kumparan pada RFID ini berada di dalam medan magnet yang dihasilkan oleh card reader, maka terjadi induksi magnet yang menghasilkan listrik di dalam kartu. Tegangan Listrik inilah yang kemudian digunakan oleh kartu RFID untuk mennyalakan rangkaian elektronik di dalamnya dan berkomunikasi dengan card reader.

Oke, kembali ke pertanyaan awal : Apakah ada RFID yang bisa jarak jauh?

Selama RFID menggunakan catu daya dengan metode induksi magnet seperti dijelaskan di atas, maka sangat sulit untuk bisa membuat RFID berkerja dengan jarak yg agak jauh. Besarnya daya listrik yang bisa dikirimkan oleh card reader ke kartu RFID akan berkurang dengan faktor pangkat 6! Artinya jika jarak antara card reader dengan kartu RFID dijauhkan menjadi dua kalinya, maka catu dayanya akan berkurang menjadi 1/64 kalinya! Dan untuk membuat induksi magnet dengan jarak 30 meter, kita memerlukan medan magnet yang sangat besar yang mana bisa mengganggu peralatan elektronik di sekitarnya.

RFID bisa saja dibaca dengan jarak 30 meter asalkan ada catu daya (batere) yang dipasangkan untuk memberi daya kepada kartu ini tanpa tergantung sumber daya card reader. Dengan cara seperti ini jaraknya hanya ditentukan oleh seberapa besar power radio transmitter dan efektivitas antennanya.

Sebetulnya cara kerja ini sudah diterapkan di on-board unit untuk pembayaran toll. Tanpa harus membuka jendela, RFID yang ada di on-board unit berkomunikasi dengan peralalatan di gerbang toll. RFID di on-board unit mendapat catu daya dari batere di mobil.

Komponen: 
Bahasa Indonesia