Mengenal Arduino

arduino uno

Ada apa sih ribut-ribut bicara Arduino? Makhluk apa itu sebenarnya? Dan emangnya bisa apa saja sih Arduino? Artikel ini mudah-mudahan bisa menjelaskan kepada mereka yang baru dengar tentang Arduino.

Buat mahasiswa jurusan Elektro, mungkin cukup bila saya katakan Arduino adalah mikrokontroler open source yang bisa diprogram langsung dari komputer.

Kalau dari sumbernya sih "Arduino is an open-source electronics prototyping platform based on flexible, easy-to-use hardware and software. It's intended for artists, designers, hobbyists and anyone interested in creating interactive objects or environments"

Gambar di atas memperlihatkan salah satu Arduino Board, yaitu Arduino Uno. Ukurannya cukup kecil bisa digenggam tangan, namun kemampuannya luar biasa. Di dalamnya adalah rangkaian elektronik yang fungsinya bisa kita program sesuka hati menggunakan bahasa pemrograman komputer. Arduino dilengkapi dengan soket USB untuk disambungkan ke komputer untuk pemasukan programnya sekaligus sebagai sumber catu daya (power supply). Dan kalau diperlukan, bisa kita gunakan batere dengan colokan yang sudah disiapkan juga, sehingga kita bisa taruh Arduino board ini, misalnya di atas mobil-mobilan atau helikopter mainan.

Selain Arduino Uno, ada juga Arduino Mega (gambar di bawah) yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan Arduino Uno. Secara fungsi sebetulnya sama, namun Arduino mega memiliki kapasitas penyimpanan program yang lebih besar serta memiliki input/output yang lebih banyak. Alhasil dengan Arduino Mega kita bisa membuat program yang lebih kompleks. Tentu saja harga Arduino Mega lebih mahal daripada Arduino Uno.

Dan karena Arduino adalah open source, saat ini banyak pabrikan yang sudah membuat dengan berbagai merk seperti DFDuino, Sainsmart, dll yang listnya bisa dilihat di sini -> http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Arduino_boards_and_compatible_systems. Kalau mau, kita juga bisa bikin board sendiri karena semua schema dll tersedia open source.

Arduino dilengkapi dengan beberapa pin yang kita bisa atur mau sebagai input atau output. Sebagai input, dia berfungsi sebagai penerima informasi. Misalnya, apabila kita sambungkan input ini ke sensor temperature, maka informasi suhu udara yang dideteksi sensor tersebut dikirimkan ke Arduino melalui pin ini. Saat ini sudah banyak sekali sensor-sensor yang dibuat kompatibel dengan Arduino. Dengan sifatnya yang open source membuat banyak pabrik tertarik untuk membuatnya. Sekarang dengan mudah kita bisa menemukan sensor-sensor untuk Arduino seperti sensor jarak, sensor tekanan, sensor cahaya, dll. Sebetulnya sebelum Arduino, sudah banyak juga mikrokontroller yang sejenis seperti Fischertecnic, Mindstorm, dll. Tetapi karena sifatnya yang tidak open source membuat kita tergantung kepada pabrikan apabila kita membutuhkan sensor tertentu.

Dengan Arduino, para pabrikan elektronik diberikan kebebasan untuk membuat komponen yang sesuai karena design rangkaian dan progam Arduino yang open source. Pin-pin tersebut bisa juga diset sebagai output, sehingga dapat digunakan misalnya untuk menampilkan informasi (display), menyalakan lampu, menggerakan motor, servo, dll. Sama dengan sensor, saat ini output device yang mendukung Arduino juga sudah banyak, misalnya servo, relay, stepper motor, RFID reader, dll.

sensor temperature

Selain komponen-komponen seperti sensor dan servo, Arduino juga mengembangkan konsep shield. Di mana dengan shield, bukan cuma input dan output yang dicolokkan ke pin, tetapi shield ditumpuk ke Arduino board sehingga pin yang aslinya digantikan dengan pin dari shield ini (tembus). Contoh shiield adalah ethernet shield untuk menambah kemampuan Arduino dalam berkomunikasi melalui TCP/IP.

Kita punya input yang sangat luas pilihannya, kemudian kita juga punya berbagai jenis output dan yang terakhir kita bisa program Arduino board tersebut! Misalnya, apabila kita pasang sensor jarak di input, kemudian speaker sebagai output, dengan program sederhana kita bisa membuat parking sensor yang akan membunyikan speaker apabila jarak board dengan obstacle lebih kecil dari suatu jarak yang kita set!. Kemampuan Arduino "tak terbatas", saat ini rasanya belum exhaustive! Setiap hari ada saja orang yang punya ide untuk proyek Arduino yang belum terbayang sebelumnya.

Untuk selanjutknya, kalau ingin mempelajari Arduino silakan baca http://www.rustamaji.net/arduino/dari-mana-mulai-belajar-arduino

Komponen: 
Indonesian